<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>RRI Semarang</title>
	<atom:link href="http://rrisemarang.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rrisemarang.com</link>
	<description>Sekali DI Udara Tetap Di Udara</description>
	<lastBuildDate>Tue, 01 May 2012 05:01:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>FORMAT BERITA RADIO FEATURE (Bag.2)</title>
		<link>http://rrisemarang.com/blog/2012/05/01/format-berita-radio-feature-bag-2/</link>
		<comments>http://rrisemarang.com/blog/2012/05/01/format-berita-radio-feature-bag-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 May 2012 05:00:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yusuf.aan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>
		<category><![CDATA[feature]]></category>
		<category><![CDATA[naskah berita feature]]></category>
		<category><![CDATA[naskah berita radio]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rrisemarang.com/?p=104</guid>
		<description><![CDATA[ oleh : Adi Yohanes , Dosen STMM / MMTC Yogyakarta. Format Berita radio Feature bagian pertama, penulis menjelaskan tentang, feature saat ini merupakan format primadona, sehingga baik media massa elektronik maupun cetak, berlomba lomba menampilkan Feature. Tulisan  Feature bagian pertama, telah  diungkap pengertian dasar Feature dari berbagai difinisi feature, ciri-ciri feature dan jenis-jenis Feature. Dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong> oleh : Adi Yohanes , Dosen STMM / MMTC Yogyakarta.</strong></p>
<p>Format Berita radio Feature bagian pertama, penulis menjelaskan tentang, feature saat ini merupakan format primadona, sehingga baik media<br />
massa elektronik maupun cetak, berlomba lomba menampilkan Feature. Tulisan  Feature bagian pertama, telah  diungkap pengertian dasar Feature dari berbagai difinisi feature, ciri-ciri feature dan jenis-jenis Feature. Dari berbagai jenis-jenis Feature munculah berbagai judul Feature ; umpama di lembaga penyiaran TV : Bedah Rumah, Tolong. Bedah rumah dan tolong mempergunakan Format Feature minat Insani. Dalam program acara ;Petualangan, mempergunakan format Feature Perjalanan. Oleh sebab itu seorang penulis feature yang cerdas, seharusnya memahami pengertian feature, ciri-ciri feature dan jenis-jenis feature.</p>
<p><span id="more-104"></span></p>
<p>Pada bagian 2 Format Feature, akan dijelaskan hal-hal apa saja, yang menarik khalayak dijadikan topik Feature. , teknik penulisan Feature, contoh memperoduksi Feature.</p>
<p>Menetukan topik faeature harus hati-hati, karena untuk merumuskan topic cerita feature , harus opersional, terukur dan sudah dibatasi ruang lingkupnya secara tegas dan spesik.  Menurut Prof.Drs., M.Atar Semi, yang menarik dijadikan topic future menyangkut 4 hal :</p>
<p><strong>1. Topik topic yang diangkat dalam Feature (Menurut Prof.Drs.Atar Semi)</strong></p>
<p>a. Topik yang menyentuh perasaan.</p>
<p>Sesuatu yang terkait dengan harkat kehidupan dan harkat kemanusiaan, senantiasa menyentuh perasaan manusia (Human Interest)</p>
<p>Contoh :</p>
<p>Topik        : Keterbatasan melahirkan kesuksesan..</p>
<p>Sinopsis   :</p>
<p>Perjuangan berawal dari tahun 1990. Tarjono kehilangan kakinya, tanganya mati saraf. Selama 13 tahun, Tarjono hidup dalam kekecawaan dan frustasi. Calon istri yang ingin ia nikahi meninggalkannya. Tarjono bangkit ketika selesai  menempuh pendidikan kilat membuat ketrampilan  dari kayu. Bersama kawan kawan penyandang cacat lainya mendirikan CV, dan sempat ke Belanda, kuliah D3 di Selandia baru,sehinga mampu menembus tembok kesuksesan. Bencana Alam gempa bumi, memporak pondakan usaha Tarjono, namun tidak putus asa, meskipun mulai dari 0 lagi, sekarang lebih sukses luar biasa.</p>
<p>b. Topik yang menyentuh drama kehidupan.</p>
<p>Kata orang, kehidupan kita didunia ini bagaikan panggung sandiwara. Semuanya bisa terjadi tanpa terduga, sementara nasib tidak pernah baik terus atau buruk terus.</p>
<p>Contoh :</p>
<p>Topik         :  Mereka membenci Amerika.</p>
<p>Sinopsis   : Feature ini mengangkat sekelumit penderitaan Jaminka, 30 tahun, wanita Bosnia korban   &#8211; keganasan Serbia yang terlempar ke kota Zagreb di Kroasia, sejak perang meletus di negerinya 1992. Ia tinggal di kamar pengungsi, menghuni kamar 12 meter persegi.</p>
<p>c. Topik yang unik dan mengherankan.</p>
<p>Didalam kehidupan kita sering ada sesuatu yang unik, ganjil dan mengherankan (oddy). Ini selalu menarik perhatian.</p>
<p>Contoh</p>
<p>Topik            :   Saya yakin anak saya menang.</p>
<p>Sinopsis      :  Feature ini meneropong dari dekat rumah sederhana di Jl. BAli no.28 ,kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Sunan Wetan. Kota Blitar Jawa Timur, yang dihuni Siti Habibah, 72 tahun, Ibu Kandung Susilo Bambang Yidoyono, pada saat pemilu Presiden putaran kedua.</p>
<p>d. Topik yang mempunyai dapak kepada masyarakat.</p>
<p>Setiap orang akan tertarik mengenai berita tentang sesuatu yang ada kaitanya dengan diri dan kegemarannya, atau yang ada dampak terhadap dirinya</p>
<p>Contoh :</p>
<p>Topik            :   Manfaat dan cara membuat Virgin Cocounut Oil</p>
<p>Sinopsis       :   Membuat Virganin cocounut sangat sederhana. Dengan menambah kan sisa atau sebanyak  1 sendok makan kedalam krim dan diaduk. Dipanaskan 100 derajat celcius selama 10-15 menit.Fungsinya untuk mengatasi serangan virus HIV, dan beberapa bakteri perusak tubuh lainya. Virgin Oil dapat mengatasi penyakit berbahaya, seperti jantung, diabetes, kangker dan obesitas.</p>
<p><strong>2.  Teknik penulisan Feature :</strong></p>
<p>Teknik penulisan Feture, setelah ditentukan Ide, Topik dan angle, kemudian ditentukan judul; Judul dibuat secara kreatif, tak harus dilakukan dengan pembuka, tak harus dengan kalimat lengkap. Misalnya : Topiknya : Perpindahan ibukota ke Jogja judulnya antara lain; Kisah Cinta Jogja dan Jakarta ,Topik Perjalan di Jogjakarta , judul Pangkalan semut di Jantung kota; Topik : Hamengku Buwono ke IX ; judul ; Pahlawan dari negeri Keraton ; Topik Sejarah kota Jogjakarta, sebagai ibukota Jogja, judul ; Ketika Sang Garuda hinggap di Kaki Gunung Merapi. Topik Tarjono Slamet Pendiri Yayasan Mandiri Craff, judul ; Keterbatasan yang melahirkan kesuksesan.</p>
<p>Teknik penulisanya :</p>
<p>Pertama :</p>
<p>1.   Pembuka  (Lead)</p>
<p>Pembuka dalam tulisan feature berita sangat penting, karena dapat menggiring khalayak untuk mendengar dan menyimak seluruh isi feature. Buatlah pembuka yang pendek dengan gaya dan pengembangan Ide dari isi berita. Susun demikian rupa hingga pembuka mampu bercerita. Pembukaan naratif akan memudahkan khalayak untuk memahami isi Feature.</p>
<p>2.   Tubuh (Body)</p>
<p>Reporter harus dapat menulis tubuh berita dengan keatif. Langkah terbuka menulis pembuka. Kemudian menyusun paragraph paragraph, perhatikan korelasi antar alinea, sehingga ide bisa dicerna khlayak.</p>
<p>3.   Penutup.</p>
<p>Kedua :</p>
<p>1.   Judul.</p>
<p>2.   Intro</p>
<p>3.   Perangkai</p>
<p>4.   Penceritaan</p>
<p>5.   Penutup.</p>
<p>Dari dua teknik penulisan Feature, disimpulkan garis besarnya sebagai berikut :</p>
<p>1.   Pembukaan</p>
<p>2.   Penceritaan :</p>
<p>Kisah feature dengan menggunakan teknik pengisahan. Menurut teori Jurnalistik sastra adalah sebuah</p>
<p>cerita kreatif yang berpijak kepda fakta obyektif.</p>
<p>3.   Penutup.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selengkapnya silahkan kunjungi web berikut<strong></strong><a href="http://infosketsa.com/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=5016:format-berita-radio-feature-bagian-2&amp;catid=914:berita-utama&amp;Itemid=92"> sumber : infosketsa</a></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rrisemarang.com/blog/2012/05/01/format-berita-radio-feature-bag-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>RRI Gandeng Swasta Kembalikan Pamor Bintang Radio</title>
		<link>http://rrisemarang.com/blog/2012/03/07/rri-gandeng-swasta-kembalikan-pamor-bintang-radio/</link>
		<comments>http://rrisemarang.com/blog/2012/03/07/rri-gandeng-swasta-kembalikan-pamor-bintang-radio/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Mar 2012 07:49:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yusuf.aan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>
		<category><![CDATA[bintang radio]]></category>
		<category><![CDATA[radio]]></category>
		<category><![CDATA[rri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rrisemarang.com/?p=95</guid>
		<description><![CDATA[Lembaga Penyiaran Publik RRI pimpinan Rosarita Niken Widiastuti ingin mengembalikan pamor Bintang Radio sebagai ajang bergengsi di balantika musik Rosarita Niken Widiastuti Dirut LPP RRIIndonesia . Ini kerja besar yang tidak mungkin dilakukan RRI sendiri , sehingga menggandeng sebuah perusahaan Lebel untuk menciptakan kembali Bintang Radio Nasional  yang lebih profesional  dan  bergengsi . Betapa tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Lembaga Penyiaran Publik RRI pimpinan Rosarita Niken Widiastuti ingin mengembalikan pamor Bintang Radio sebagai ajang bergengsi di balantika musik<br />
Rosarita Niken Widiastuti Dirut LPP RRIIndonesia .<br />
Ini kerja besar yang tidak mungkin dilakukan RRI sendiri , sehingga menggandeng sebuah perusahaan Lebel untuk menciptakan kembali Bintang Radio Nasional  yang lebih profesional  dan  bergengsi . Betapa tidak selama ini Bintang Radio setelah era tahun 1990 an tidak lagi dilirik dapur rekaman , bahkan Radio dan Televisi Swasta juga tidak tertarik untuk menyiarkan Bintang Radio .  Kerja Keras Luar Biasa Niken bersama “ Super Team “ harus dilakukan untuk meraih kembali pamor Bintang Radio  .</p>
<p><span id="more-95"></span><br />
Dalam pertemuan pengelola Siaran dan Pemberitaan RRI se Indonesia di Denpasar  yang berakhir kemaren 3/3   dipresentasikan kepada peserta tentang bentuk kerjasama LPP RRI dengan sebuah Perusahaan Lebel   . Menurut  Gozali wakil dari Perusahaan Lebel tersebut BRTN akan digarap secara lebih profesional  agar semakin  bergengsi dan laku dijual . Direktur LPU RRI yang baru Hasto Kuncoro mengatakan kerjasama dengan perusahaan itu berlangsung sejak tahun lalu .</p>
<p>Menurut Gozali , keseriusan perusahaan lebel itu terhadap Bintang Radio adalah para pemenang tahun 2011 ditambah pemenang yang berpotensi  , masuk dapur rekaman agar benar-benar bisa menjadi artis . Jika ini berhasil maka , akan mengembalikan pamor para Bintang yang dihasilkan Pemilihan Bintang Radio , seperti yang  dialami tempo dulu .</p>
<p>Oleh karenanya pelaksanaan Bintang Radio tahun 2012 harus disiapkan sejak dini agar lebih profesional dan laku dijual . Persiapannya dimulai bulan April maupun pelaksanaan puncak Bintang Radio Tingkat Nasional pada bulan Oktober 2012 di Medan Sumatera Utara .Perusahaan Lebel tersebut juga  akan mengajak radio-radio swasta dalam pelaksanhaan Bintang Radio pada daerah-daerah yang tidak ada Stasiun RRI .</p>
<p>RRI Medan sebagai tuan rumah , sudah siap kata Kepsta Rahadian Gingging didepan para peserta pertemuan di Denpasar itu . Bahkan Medan tidak akan mendatangkan pemusik dari luar daerah sebab Medan memiliki  pemusik handal yang tergabung dalam Orkestra  Medan .</p>
<p>Bintang Radio mulai diselenggarakan RRI sejak tahun 1951 menjadi sebuah ajang yang sangat bergengsi . “ Tempo doeloe “ siapa yang berjaya menjadi  Bintang Radio apalagi tingkat Nasional langsung  predikatnya naik menjadi public figur , selebritis , diabadikan oleh Perusahaan Piringan Hitam Lokananta . Nama-nama seperti Sam Saimun , Bing Slamet , Ping Astono , Ratna , Ade Ticoalu,Pranajaya dan lain-lain adalah berawal dari keberhasilan mereka sebagai Bintang Radio . Kata Tjang Abas dalam tulisannya berjudul Bintang Radio Riwayatmu dulu . Dan generasi berikutnya muncul  Titik Puspa , Ivo Nilakresna , Olan Sitompul , Harvey Malaiholo , Rafika Duri , Andi Meriem Matalata . Tetapi setelah 1990 an , Kata Tjang Abas dalam tulisan itu , tidak ada lagi nama yang meroket di balantika musik Indonesia yang datang dari Bintang Radio .</p>
<p>Kini Manajemen LPP RRI yang dipimpin Dirut Rosarita Niken Widiastuti bertekad mengembalikan kejayaan Bintang Radio itu dengan bekerja keras , sinergis dan melibatkan kalangan swasta termasuk perusahaan Lebel  .  RRI Memiliki kemampuan untuk itu , lebih-lebih dengan  RRI sebagai Bagian Anggaran Sendiri sehingga bisa menyiapkan anggaran yang memadai . Jika pamor Bintang Radio bisa dikembalikan , maka bukan saja gengsi para Bintang yang meroket , tetapi juga gengsi RRI .</p>
<p>(infosketsa)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rrisemarang.com/blog/2012/03/07/rri-gandeng-swasta-kembalikan-pamor-bintang-radio/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>[TESTING PURPOSE]</title>
		<link>http://rrisemarang.com/blog/2012/02/27/testing-purpose/</link>
		<comments>http://rrisemarang.com/blog/2012/02/27/testing-purpose/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Feb 2012 03:34:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rrisemarang.com/?p=74</guid>
		<description><![CDATA[[[Visit blog to check out this spoiler]] Stream Pro1 Ragam Musik &#38; Informasi. [jwplayer mediaid="77"] Dengarkan Stream COBA 2[jwplayer config="RRISEMARANG" mediaid="88"]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href='http://rrisemarang.com/blog/2012/02/27/testing-purpose/#SID74_1_tgl' title='Visit blog to check out this spoiler'>[[Visit blog to check out this spoiler]]</a></p>
<h2>Stream Pro1</h2>
<p>Ragam Musik &amp; Informasi.<br />
[jwplayer mediaid="77"]</p>
<p><a class="more-link" href="http://www.google.com">Dengarkan Stream</a></p>
<p><a href="http://175.103.49.105:8000/;stream.mp3">COBA 2</a>[jwplayer config="RRISEMARANG" mediaid="88"]</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rrisemarang.com/blog/2012/02/27/testing-purpose/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>FORMAT BERITA RADIO FEATURE (Bag.1)</title>
		<link>http://rrisemarang.com/blog/2012/02/21/format-berita-radio-feature-bag-1/</link>
		<comments>http://rrisemarang.com/blog/2012/02/21/format-berita-radio-feature-bag-1/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Feb 2012 11:25:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yusuf.aan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>
		<category><![CDATA[feature]]></category>
		<category><![CDATA[feature radio]]></category>
		<category><![CDATA[naskah]]></category>
		<category><![CDATA[radio]]></category>
		<category><![CDATA[rri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rrisemarang.com/?p=63</guid>
		<description><![CDATA[oleh : Adi Yohanes , Dosen STMM / MMTC Yogyakarta.  1. Pendahuluan. Format Feature saat ini, menjadi format primadona, di media massa elektronik maupun di media massa cetak. Media massa cetak dan elektronik berlomba lomba menulis dan memproduksi feature, Karena feature tidak terikat waktu, bisa ditulis dan disiarkan kapan saja. khalayak yang mendengar, membaca dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>oleh : Adi Yohanes , Dosen STMM / MMTC Yogyakarta. </strong></p>
<p><strong>1. Pendahuluan.</strong></p>
<p>Format Feature saat ini, menjadi format primadona, di media massa elektronik maupun di media massa cetak. Media massa cetak dan elektronik berlomba lomba menulis dan memproduksi feature, Karena feature tidak terikat waktu, bisa ditulis dan disiarkan kapan saja. khalayak yang mendengar, membaca dan melihat mendapat hiburan serta informasi yang menawan tentang alam, manusia, atau penemuan-penemuan baru yang berguna bagi manusia</p>
<p>Ada peristiwa atau cerita yang memang, tidak bisa atau sulit disampaikan sebagai berita lugas /straight news, selain sebagai berita halus – sofl news, misalnya peristiwa yang sarat dengan unsur kemanusiaan (human interest).</p>
<p><span id="more-63"></span></p>
<p>Seorang penulis propesional Daniel R. Williamson, merumuskan bahwa reportase dalam bentuk berita halus seperti feature ; adalah sebagai penulisan cerita kreatif, subyektif, yang dirancang untuk menyampaikan informasi dan hiburan kepada khalayak Jadi feature penekananya pada kata-kreatif, subyektif, informatif dan menghiburan kepada khalayak.. Inilah yang membedakan dengan berita yang disampaikan secara langsung pada berita lugas.</p>
<p>Dalam menulis Feature, harus ada daya tarik tulisan, Daya tarik tulisan terletak dari daya tarik materi (konten). Konten atau materi akan menarik, apabila menyangkut hal-hal yang baru, aneh,luar biasa, popular dan menyangkut hajat hidup orang banyak. Disinilah Jurnalis harus pandai, cerdas dan mampu memilih materi yang menarik tadi. Dibutuhkan sense of news yang tinggi, latihan terus menerus dan ketekunan dalam ,mendalami materi dan teknik penulisan.</p>
<p>Selain daya taik tulisan (konten), Jurnalis harus meperhatikan asas menfaat. Katagori feature harus mempunyai asas manfaat apabila bisa ; menghibur, memberikan tambahan pengetahuan, mendidik, memberikan ketrampilan, mendatangkan pencerahan, memberi arahan, memecahkan masalah, dan mendatangkan prestise.</p>
<p>Menulis berita halus atau feature, menuntut kemampuan jurnalis untuk memaparkan daripada sekedar membicarakan tentang suatu kejadian. Feature yang baik adalah karya seni kreatif dan factual. Feature bukan fiksi. Ia menggali suatu peristiwa atau situasi dan menata informasi kedalam suatu cerita yang menarik dan logis. Feature akan membuat khalayaknya tertawa , terharu, geram atau menarik nafas panjang.</p>
<p>Dalam menulis feature, jurnalis harus mengontrol fakta dengan cara menyeleksi materi, sruktur penulisan dan interpretasi, daripada fakta yang mengontrol reporter. Ingat mengontrol fakta bukan berarti mengekpresikan opini. Dan pasti bukan mem-fiksikan.Bukan pula memanipulasi fakta demi keuntungan suatu pandangan yang lebih jela, mengenai realitas seperti dilihat seorang pengamat yang terampil dan tidak memihak.</p>
<p>Karena sebagai pencerita, reporter harus menguasai bahasa, pengetahuan bercerita (narrative know-how), pengembangan karakter dlsb. Reporter harus dapat membuat khalayak merasa terlibat sehingga ingin tahu lebih lanjut. Khalayak merasa didekatkan dengan peristiwa, tindakan atau pribadi yang digambarkan oleh reporter. Khalayak menikmati perasaan sebagai saksi mata dari suatu peristiwa.</p>
<p><strong>2. Pengertian dasar.</strong></p>
<p>Para pakar belum mempunyai pengertian yang sama tentang feature, sehingga para pakar menulis difinisi Feature dari sudut pandang penulis sendiri. Penulis mencoba mengungkap tujuh difinisi feature, kemudian dirangkum atau disimpulkan agar kita mendapat pengertian feature yang lebih luas lagi.</p>
<p>1. JB Wahyudi, feature, ialag uraian fakta yng bersifat khas atau unik.</p>
<p>2. Eni Setiati, feture :ialah berita kisah tulisan tentang kejadian yang dapat menyentuh perasaan atau menambah pengetahuan khalayak lewat poenjelasan lengkap dan mendalam. Nilainya ditekankan pada unsur manusiawi, sekaligus dapat menambah pengetahuan.</p>
<p>3. Drs. AS Haris Sumandiria, M Si feature ; ialah cerita khas kreatif yang berpijak pada</p>
<p>Jurnalistik sastra tentang situasi, keadaan atau aspek kehidupan, dengan tujuan untuk</p>
<p>memberi informasi dan sekaligus menghibur khalayak.</p>
<p>4. A William , feature ; sebagai tulisan yang membahas suatu aspek yang menarik atau</p>
<p>tentang aspek lain dari suatu berita.</p>
<p>5. Drs. Umar Nur Zain Feature ; ialah tulisan khas yang sifatnya bisa menghbur, mendidik dan</p>
<p>memberikan informasi mengenai segala aspek kehidupan dengan gaya yang bervariasi.</p>
<p>6. Prof. Drs.M.Atar Semi ; feature ialah ;tulisan yang membicarakan tentang sesuatu yang ada</p>
<p>kaitanya dengan sumber berita, yang disajikan dengan gaya khas,sehingga mengandung nilai</p>
<p>berita dan nilai estetik.</p>
<p>7. Asep Syamsul M Romli ; feature ; ialah karangan khas yang menuturkan fakta, peristiwa,</p>
<p>disertai riwayatt terjadi, duduk perkaranya, proses pembentukannya dan cara kerjanya.</p>
<p>Jadi dari beberapa difinisi feature tersebut dapat disimpulkan sbb :</p>
<p>1. Uraian fakta bersifat khas atau unik.</p>
<p>2. Tentang kejadian yang dapat menyentuh perasaan atau menambah pengetahuan khalayak</p>
<p>3. Berpijak pada jurnalistik sastra tentang situasi, keadaan atau aspek kehidupan,</p>
<p>4. Membahas suatu aspek yang menarik dari sudut pandang lain.</p>
<p>5. Sifatnya bisa menghibur, mendidik dan memberikan informasi mengenai segala aspek</p>
<p>kehidupan</p>
<p>6. Mengandung nilai berita dan nilai estetik.</p>
<p>7. Menuturkan fakta, peristiwa , disertai riwayat terjadinya, duduk perkaranya, proses</p>
<p>pembentukannya dan cara kerjanya..</p>
<p>Dari kesimpulan difinisi feature tersebut, maka ada tiga macam realita yang dimuat dalam</p>
<p>feature:</p>
<p>1. Peristiwa (Event)</p>
<p>2. Kasus (Case)</p>
<p>3. Gejala (Fenomena).</p>
<p>Dengan dimikian maka feature merupakan gabungan beberapa komponen yaitu :</p>
<p>1. Dokumen peristiwa.</p>
<p>2. Opini tekait</p>
<p>3. Re-Ekpresi manusia yang penuh imajinasi dalam penyajiannya.</p>
<p>3. Ciri ciri feature.</p>
<p><strong>a. Menyentuh perasaan.</strong></p>
<p>Membahas suatu aspek yang menarik atau tentang aspek lain dari suatu peristiwa yang</p>
<p>menyentuh perasaan.</p>
<p><strong>b. Feature mengandung unsur cerita.</strong></p>
<p>Yang diceritakan tentang peristiwa kehidupan manusia keadaan alam, penemuan yang</p>
<p>berkaitan dengan alam, sebuah bangunan, dan lebih banyak lagi, bisa menjadi cerita</p>
<p>feature.</p>
<p>Oleh sebab itu feature dapat berbentuk karya naratif dan dapat pula berbentuk karya</p>
<p>deskriptif. Bisa juga berbentuk karya ekposisi artistik ( pemberian informasi atau penjelasan</p>
<p>yang dikemas secara artistik)</p>
<p><strong>c. Situasi bahasa teks feature homogen</strong>.</p>
<p>Artinya pencerita berkecendrungan berbicara sendiri tentang obyek ceritanya. Kalau sesekali</p>
<p>mengutif pembicaan tokoh, namun masih dalam bentuk laporan, isi pebicaraan tokoh cerita.</p>
<p><strong>d. Feature berakar pada cerita peristiwa nyata.</strong></p>
<p>Artinya yang diceritakan adalah suatu kenyataan, bukan hasil rekaan. Feature berakar dari peristiwa nyata itu berpengaruh terhadap kwalitas tulisan. Jangan memasukkan unsur imajinasi, nanti akan menurunkan kwalitas tulisan feature. Sebab khalayak secara diam diam akan memperhatikan dan mempersoalkan kebenaran peristiwa yang disajikan.</p>
<p><strong>e. Alur cerita feature berkecendrungan menggunakan alur datar.</strong></p>
<p>Hal ini disebabkan feature tanpa penekanan pada konplik sebagai sarana memancing rasa</p>
<p>ingin tahu pendengar.</p>
<p><strong>f. Feature disajikan dengan menggunakan bahasa yang indah.</strong></p>
<p>Dari sisi bahasa yang indah, feature sama dengan fiksi. Kedua karya ini sama-sama memanfaatkan keahlian dan kreativitas penulis, mengelploitasi dan melentur-lenturkan bahasa untuk menciptakan nilai estitik.</p>
<p>Jadi ciri ciri feature bisa disimpulan menjadi dua hal :</p>
<p>a. Mengandung segi human interest, dan menyentuh rasa manusiawi (Human Interest)</p>
<p>b. Mengandung unsur sastra. Ditulis dengan cara atau gaya fiksi, dan bercerita.</p>
<p><strong>4. Jenis jenis Feature.</strong></p>
<p>Para penulis feature banyak mengungkap Jenis-jenis feature. Pada dasarnya sama isi dan maksudnya , hanya berbeda penulisan judul. Penulis mengambil jenis-jenis yang ditulis Drs.AS Haris Samadiria M.Si dan Mutiara Ratih .</p>
<p><strong>a. Feature Biografi ( Biografical Feature)</strong></p>
<p>Feature Biografi atau tentang riwayat perjalanan hidup seseorang, terutama kalangan tokoh seperti pemimpin pemerintahan dan masyarakat, public figure, atau mereka yang selalu mengabdikan hidupnya untuk untuk negara, bangsa atau sesuatu yang bermanfaat bagi peradaban manusia, senantiasa mendapat tempat yang terhormat di berbagai perpustakaan bangsa dan sekolah diseluruh dunia.</p>
<p>Salah satu contoh feature beografi yang mendapat sambutan luas dari masyarakat adalah karya tulis penulis terkemuka Ramadhan KH . Sastrawan itu dengan amat piawai menceritakan perjuangan, pengabdian sekaligus kecintaan seorang Inggit Gunarsih terhadap sang suami, proklamator dan Presiden Bung Karno. Karya biografinya tersebut diberi judul ; kuantar ke Gerbang. Judul yang sangat menarik,puitis dan benar-benar menggugah.</p>
<p><strong>b. Feature Perjalanan.</strong></p>
<p>Feature yang mengajak khalayak, untuk mengenali lebih dekat tentang suatu kegiatan atau tempat tempat yang dinalai memiliki daya tarik tertentu disebut feature perjalanan.</p>
<p>Sesaui dengan namanya, feature perjalanan merupakan kisah perjalanan reporter atau seseorang beserta kelompoknya ke obyek obyek tertentu yang menarik, seperti gunung, lembah, hutan,laut, danau,pantai, gua termasuk juga obyek obyek wisata peninggalan sejarah.</p>
<p>Feature jenis ini dimaksudkan untuk memberikan informasi serta memotivasi khalayak untuk mengenali dan mencintai alam, flora dan fauna, baik didalam mupun luar negeri.</p>
<p><strong>c. Feature Minat Insani ( Human Interest Feature )</strong></p>
<p>Feature jenis ini, terutama dimaksudkan untuk mengaduk aduk perasaan, suasana hati, dan bahkan menguras air mata khalayak. Human interest feature termasuk yang paling effektif dalam menyentuh milayah intuisi,emosi dan psikologi khalayak yang anonym dan heterogen</p>
<p>Dalam human interet Feature ,setiap orang atau setiap tokoh cerita diangkat, bukan karena orang itu sedang bergelimang dengan tahta kekuasaan, harta kekayaan atau wanita pujaan. Dia diangkat dan dihadirkan justru karena ia menusia lemah tak terduga, namun memiliki sesuatu yang tak dimiliki orang lain, keluhuran budi, kesalehan social, kearifan local, kesabaran yang tanpa batas atau kepasrahan untuk menyerahkan apapun yang dimilikinya guna kebahagiaan orang lain.</p>
<p>Human interest Feature tak hanya menyentuh atau berhubungan dengan manusia. Dunia flora dan faunapun termasuk didalamnya. Sering kita saksikan, hewan ternyata memiliki sifat feature tentang gajah sirkus yang meneteskan air mata saat menjelang kematiannya, kisah tentang harimau yang mogok makan sampai mati karena sangat terpukul melihat wanita tua pengasuhnya tewas dibunuh, atau kisah ular piton yang menyelamatkan bayi balita dari amuk banjir banding disebuah desa.</p>
<p><strong>d. Feature sejarah (Historial Feature).</strong></p>
<p>Berbagai tempat dan peninggalan sejarah, sejak ribuan tahun silam hingga satu abad terakhir, baik dalam lingkup intermasional dan nasional maupun dalam lingkup regional dan local, senantiasa menjadi obyek cerita feature yang amat menarik.</p>
<p>Berbeda dengan jenis feature yang lain, feature sejarah berusaha untuk melakukan rekontruksi peristiwa tidak saja dari sisi fakta benda, tetapi juga mencakup apek-aspek manusiawinya yang selalu mengundang daya simpati dan emphaty.</p>
<p>Kisah-kisah heroick perjuangan kemerdekaan, berikut kesaksian para pelaku serta ditunjang dengan kisah kunjungan ke tempat tempat peristiwa tersebut terjadi, selalu menggugah rasa ingin tahu khalayak.Sejarah memang tidak sekedar bercerita tentang peristiwa bermakna pada masa lalu, namun juga mengajarkan tentang bagaimana seharusnya kita besikap dan bertindak hari ini, esok danlusa.</p>
<p><strong>e. Feature petunjuk praktis (How to do Feature).</strong></p>
<p>Feature khalayak yang menuntun atau mengajarkan tentang bagaimana melakukan atau mengerjalan sesuatu. Disebut feature perunjuk praktis atau how todo. Misalnya tentang dunia pertanian,perikanan atau peternakan. Bagaimana mengawinkan berbagai jenis tanaman unggul, pemeliharaan ikan mas distem air deras, atau cara kawin silang sapi unggul asal Australia dengan sapi local. Penggunaan teknologi tepat guna, sering diuangkap dalam Feature petunjukpraktis.</p>
<p><strong>f. Feature Ilmiah ( Scientific Feature ).</strong></p>
<p>Feature yang mengungkap sesuatu yang berkaitan dengan dunia ilmu pengetahuan, disebut feature ilmiah. Feature ilmiah yang menceritakan cloning domba di Inggris. Kisah penelitian di bawah samudra oleh para ilmuan LIPI di Jepang, kisah penelitian tentang habitat simpase di Kalimatan.</p>
<p>Feature ilmiah tentu saja akan berhasil sebagai suatu cerita pendek fatual (true story), apabila penulisnya adalah orang yang sangat mencintai dunia iptek. Ia dekat bahkan terlibat lua-dalam dengan dunia yang dikisahkannya. Ia selain menguasai masalah juga sebagaipemeran dan partisipan.</p>
<p><strong>g. Feature Human Interest (Human Interest feature).</strong></p>
<p>Feature yang langsung menyentuh keharuan, kegembiraan, kejengkelan atau kebencian, simpati dan sebagaimnya Misalnya cerita penjaga mayat di rumah sakit, kehidupan seorang petugas kebersihan di jalanan, liku liku kehidupan seorang guru di daerah terpencil, suka duka menjadi dai di wilayah pedalaman, atau kisah seorang penjahat yang dapat menimbulkan suatu kejengkelan.</p>
<p><strong>h. Feature sidebar.</strong></p>
<p>Feature yang memberitakan bagian-bagian lain dari sebuah peristiwa besar yang didalamnya mengandung unsure human interest. Seperti nasib para pengungsi yang kehilangan rumah ketika banjir bandang menimpa mereka.</p>
<p><strong>1. Feature dibalik layar (Explanatory feature)</strong>.</p>
<p>Menceritakan tentang apa yang seenarnya terjadi dibalik suatu peristiwa. Misalnya menceritakab fakta-fakta atau berita yang menyebabkan buruh mogok kerja.</p>
<p><strong> J. Feature musiman (Seasonal Feature).</strong></p>
<p>Bercerita tentang peristiwa unik dan menarik yang terjadi secara ruin, baik setiap tahun, setiap momen, atau setiap musim. Misalnya cerita riuh-gembira orang orang kampung ketika lebaran-idul fitri.</p>
<p><strong>k. Feature tren (Trend feature)</strong>.</p>
<p>Feature yang menceritakan tentang gaya hidup komunitas tertentu atau masyarakat ada umumnya dalam jangka waktu tertentu. Misalnya gaya hidup remaja desa ketika HP masuk ke kampung kampung.</p>
<p>Bagian kedua membuat Feature / membroduksi format feature, akan di bahasa, topic-topik fature yang layak diangkat, memproduksi feature dari perencanaan, produksi dan pasca produksi. (bersambung bagian 2 ).</p>
<p><strong>Adi Yohanes</strong></p>
<p>(infosketsa)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rrisemarang.com/blog/2012/02/21/format-berita-radio-feature-bag-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>RRI Siap Tingkatkan Siaran dari Malaysia</title>
		<link>http://rrisemarang.com/blog/2012/01/12/rri-siap-tingkatkan-siaran-dari-malaysia/</link>
		<comments>http://rrisemarang.com/blog/2012/01/12/rri-siap-tingkatkan-siaran-dari-malaysia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Jan 2012 19:34:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>
		<category><![CDATA[kualalumpur]]></category>
		<category><![CDATA[malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[rri]]></category>
		<category><![CDATA[rrisemarang]]></category>
		<category><![CDATA[siaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rrisemarang.com/?p=47</guid>
		<description><![CDATA[Kuala Lumpur &#8211; Radio Republik Indonesia (RRI) pada 2012 berencana meningkatkan siarannya dari Malaysia dengan menempatkan koresponden di Kuala Lumpur yang nantinya menyampaikan berita-berita yang berkembang di negara ini ataupun dari Tanah Air. &#8220;Kita ingin tingkatkan pemberitaan tentang warga negara Indonesia yang cukup banyak tinggal di negara ini sehingga bisa didengar oleh masyarakat di Tanah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kuala Lumpur &#8211; Radio Republik Indonesia (RRI) pada 2012 berencana meningkatkan siarannya dari Malaysia dengan menempatkan koresponden di Kuala Lumpur yang nantinya menyampaikan berita-berita yang berkembang di negara ini ataupun dari Tanah Air.<span id="more-47"></span></p>
<p>&#8220;Kita ingin tingkatkan pemberitaan tentang warga negara Indonesia yang cukup banyak tinggal di negara ini sehingga bisa didengar oleh masyarakat di Tanah Air,&#8221; kata Anggota Dewan Pengawas LPP RRI, IB Alit Wiratmaja saat bertemu dengan Kuasa Usaha Ad Interim KBRI untuk Malaysia, Mulya Wirana di Kuala Lumpur, Rabu.</p>
<p>Dikatakannya, informasi seputar para WNI yang berada di negara ini cukup menarik untuk disimak oleh pemirsa di dalam negeri seperti kisah sukses para pekerja, komunitas warga Indonesia di Malaysia hingga warga Malaysia keturunan Indonesia.</p>
<p>&#8220;Dengan adanya pemberitaan tersebut diharapkan dapat semakin mengeratkan hubungan bilateral dengan dua negara bertetangga ini,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Kuasa Usaha Ad Interim KBRI KL, Mulya Wirana mengatakan bahwa kehadiran RRI menyambut baik rencana RRI untuk memperkuat pemberitaannya dari Malaysia dengan menempatkan korespondennya di Kuala Lumpur.</p>
<p>Wirana menyampaikan, dengan kehadiran RRI tentunya arus informasi ke Tanah Air semakin beragam dan disajikan dengan mengedepankan kebenaran dalam rangka memperkuat hubungan dua negara serumpun ini.</p>
<p>&#8220;Di sini ada sekitar 2,5 juta WNI dan tentunya banyak pemberitaan yang bisa disajikan tentang mereka itu yang cukup menarik untuk didengarkan oleh para pemirsa di dalam negeri,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Pihak KBRI KL dalam hal ini, kata dia, siap memberikan pelayanan dan perlindungan kepada WNI termasuk untuk media dari Indonesia.</p>
<p>Sementara itu, RRI saat ini juga telah melakukan siaran luar negeri, seperti Hong Kong dan Taiwan serta beberapa negara lain yang disampaikan dalam tujuh bahasa.</p>
<p>Kepala Siaran Luar Negeri RRI, Kabul Budiono menjelaskan siaran dari Malaysia nantinya bisa dalam bentuk cerita-cerita sukses dari para TKI, dialog antarkomunitas, mahasiswa ataupun dialog diplomatik dengan pihak kedutaan kedua negara.</p>
<p>&#8220;Kita sudah berjalan satu tahun ini dengan cerita-cerita yang disampaikan oleh para TKI dari Hong Kong, dan tentunya kami juga menginginkan cerita pendek dari TKI di Malaysia. Siarannya itu dilakukan satu kali dalam seminggu,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Kabul juga menjelaskan bahwa hasil reportase tersebut juga disiarkan lewat internet sehingga para pemirsa bisa mendapatkan rekaman dari siaran tersebut.</p>
<p>Sedangkan tim RRI yang melawat ke Kuala Lumpur juga dalam rangka menghadiri konferensi global ke-8 tentang shortwave yang diselenggarakan oleh Asia Pacific Broadcasting Union (ABU). Tim terdiri dari IB Alit Wiratmaja, Kabul Budiono, Eddy Heryono (Kabid Transmisi) dan Uus (Kasi Otomasi Direktorat Teknik dan Media Baru).</p>
<p>(antara)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rrisemarang.com/blog/2012/01/12/rri-siap-tingkatkan-siaran-dari-malaysia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Acara Tahunan RRI Semarang</title>
		<link>http://rrisemarang.com/blog/2011/11/21/acara-tahunan-rri-semarang/</link>
		<comments>http://rrisemarang.com/blog/2011/11/21/acara-tahunan-rri-semarang/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Nov 2011 19:32:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>
		<category><![CDATA[acara tahunan]]></category>
		<category><![CDATA[event]]></category>
		<category><![CDATA[event rri]]></category>
		<category><![CDATA[rri]]></category>
		<category><![CDATA[rrisemarang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rrisemarang.com/?p=43</guid>
		<description><![CDATA[Minggu 20 Nopember kemarin, Kepala stasiun Rri Semarang Dra.Hj. Saraswati, S.A secara resmi membuka event tahunan RRI Semarang di halaman RRI Semarang.Event yang bertema “ Bersama RRI Kita Bangkitkan Kegiatan Budaya dalam Rangka Membangun Karakter Bangsa “ ini akan dilaksanakan selama satu minggu penuh. Di dalam event yang bertujuan mengangkat kembali nilai-nilai kebudayaan dan meningkatkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Minggu 20 Nopember kemarin, Kepala stasiun Rri Semarang Dra.Hj. Saraswati, S.A secara resmi membuka event tahunan RRI Semarang di halaman RRI Semarang.Event yang bertema “ Bersama RRI Kita Bangkitkan Kegiatan Budaya dalam Rangka Membangun Karakter Bangsa “ ini akan dilaksanakan selama satu minggu penuh.<span id="more-43"></span></p>
<p>Di dalam event yang bertujuan mengangkat kembali nilai-nilai kebudayaan dan meningkatkan kreatifitas anak ini, terdapat beraneka ragam lomba yang di adakan, antara lain : Lomba Candaria Punakawan, Lomba Bercerita, Lomba Pidato,dll.</p>
<p>Rencananya pada akhir event akan dilaksanakan Gathering bersama yang nantinya akan di pertontonkan salah satu kesenian dari kota Semarang yang hampir punah.</p>
<p>Event ini terbuka untuk umum, sehingga masyarakat di kota Semarang dan sekitarnya bisa ikut meramaikan event ini.</p>
<p>(Aan/rri)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rrisemarang.com/blog/2011/11/21/acara-tahunan-rri-semarang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jumpa Pers Kompetisi Bintang Radio 2011 Menuju Nagaswara</title>
		<link>http://rrisemarang.com/blog/2011/11/15/jumpa-pers-kompetisi-bintang-radio-2011-menuju-nagaswara/</link>
		<comments>http://rrisemarang.com/blog/2011/11/15/jumpa-pers-kompetisi-bintang-radio-2011-menuju-nagaswara/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Nov 2011 19:31:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>
		<category><![CDATA[bintang]]></category>
		<category><![CDATA[jumpa pers]]></category>
		<category><![CDATA[nagaswara]]></category>
		<category><![CDATA[pers]]></category>
		<category><![CDATA[radio]]></category>
		<category><![CDATA[rri]]></category>
		<category><![CDATA[rrisemarang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rrisemarang.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Acara Bintang Radio merupakan salah satu ajang pemilihan bakat vokal yang konsisten diselenggarakan RRI sejak tahun 1951. Kali ini kompetisi Bintang Radio 2011 yang menggandeng Nagaswara sebagai partner dalam acara yang digelar dari 19 -25 Oktober 2011 di Manado, Sulawesi Utara. Senin (10/10) bertempat di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat RRI bersama Nagaswara menyelenggarakan jumpa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Acara Bintang Radio merupakan salah satu ajang pemilihan bakat vokal yang konsisten diselenggarakan RRI sejak tahun 1951. Kali ini kompetisi Bintang Radio 2011 yang menggandeng Nagaswara sebagai partner dalam acara yang digelar dari 19 -25 Oktober 2011 di Manado, Sulawesi Utara. Senin (10/10) bertempat di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat RRI bersama Nagaswara menyelenggarakan jumpa pers jelang acara pemilihan Bintang Radio 2011 tingkat Nasional dan Asean.<span id="more-39"></span></p>
<p>Pada kesempatan tersebut hadir CEO Nagaswara, Rahayu Kertawiguna, Direktur Program dan Produksi LPP RRI, Masduki, M.Si, MA, wartawan senior, Hans Miller dan Remy Soetansyah sebagai moderator. Hadir pula Aliza salah satu artis Nagaswara yang terpilih sebagai Ikon pada acara tersebut. Rencananya, dua artis Nagaswara yaitu Pongki Barata dan Aliza akan mengisi puncak pemilihan Bintang Radio 2011.Bahkan Pongki terpilih sebagai salah satu juri untuk menilai siapa pemenang Bintang Radio 2011 nanti. &#8220;Acara Bintang Radio 2011 kali ini memang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, apalagi Nagaswara mau mendukung acara ini,&#8221; ungkap Direktur Program dan Produksi LPP RRI, Masduki, M.Si, MA.</p>
<p>Pada kesempatan tersebut, CEO Nagaswara, Rahayu Kertawiguna menjelaskan alasannya bekerjasama dengan RRI untuk mendukung pemilihan Bintang Radio 2011. Menurutnya RRI sangat konsisten mengangkat acara ini, selain itu RRI dengan jaringan yang begitu luas juga konsisten memutar lagu-lagu Indonesia termasuk produk Nagaswara. Acara jumpa pers tersebut ditutup dengan penandatanganan MOU antara RRI dan Nagaswara yang dilakukan CEO Nagaswara, Rahayu Kertawiguna dan Direktur Program dan Produksi LPP RRI, Masduki, M.Si, MA.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rrisemarang.com/blog/2011/11/15/jumpa-pers-kompetisi-bintang-radio-2011-menuju-nagaswara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wayangan Ulang Tahun LPP RRI Ke-66</title>
		<link>http://rrisemarang.com/blog/2011/09/12/wayangan-ulang-tahun-lpp-rri-ke-66/</link>
		<comments>http://rrisemarang.com/blog/2011/09/12/wayangan-ulang-tahun-lpp-rri-ke-66/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Sep 2011 19:28:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>
		<category><![CDATA[rri]]></category>
		<category><![CDATA[rrisemarang]]></category>
		<category><![CDATA[ulang tahun]]></category>
		<category><![CDATA[wayang]]></category>
		<category><![CDATA[wayangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rrisemarang.com/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[Dalam rangka memperingati ulang tahun LPP RRI ke-66, RRI Semarang akan mengadakan Pagelaran Wayang Kulit semalam suntuk. Pagelaran ini akan di adakan pada hari Jumat 16 September 2011 bertempat di halaman LPP RRI Semarang, dengan dalang Ki Joko Edan Hadiwidjoyo. Pagelaran ini di buka untuk umum dan akan ada banyak doorprize yang di bagikan selama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam rangka memperingati ulang tahun LPP RRI ke-66, RRI Semarang akan mengadakan Pagelaran Wayang Kulit semalam suntuk. Pagelaran ini akan di adakan pada hari Jumat 16 September 2011 bertempat di halaman LPP RRI Semarang, dengan dalang Ki Joko Edan Hadiwidjoyo.<span id="more-34"></span></p>
<p>Pagelaran ini di buka untuk umum dan akan ada banyak doorprize yang di bagikan selama pagelaran wayang berlangsung.</p>
<p>(rrismg)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rrisemarang.com/blog/2011/09/12/wayangan-ulang-tahun-lpp-rri-ke-66/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Donor Darah RRI</title>
		<link>http://rrisemarang.com/blog/2011/09/08/donor-darah-rri/</link>
		<comments>http://rrisemarang.com/blog/2011/09/08/donor-darah-rri/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Sep 2011 19:27:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>
		<category><![CDATA[donor darah]]></category>
		<category><![CDATA[rri]]></category>
		<category><![CDATA[rrisemarang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rrisemarang.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[Dalam rangka memperingati hari jadi LPP RRI yang ke-66, LPP RRI bekerjasama dengan PMI menyelenggarakan donor darah. Kegiatan ini di ikuti oleh semua satker RRI di seluruh Indonesia. Secara serempak,donor darah ini dilaksanakan pada Kamis, 8 September 2011 pada pukul 10 pagi. Acara donor darah ini secara langsung di buka oleh Ketua Umum PMI Drs. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam rangka memperingati hari jadi LPP RRI yang ke-66, LPP RRI bekerjasama dengan PMI menyelenggarakan donor darah. Kegiatan ini di ikuti oleh semua satker RRI di seluruh Indonesia. Secara serempak,donor darah ini dilaksanakan pada Kamis, 8 September 2011 pada pukul 10 pagi. Acara donor darah ini secara langsung di buka oleh Ketua Umum PMI Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla bersama Direktur Utama LPP RRI Dra. Niken Widiastuti yang langsung di saksikan oleh seluruh satker LPP RRI melalui Pro3 TV.<span id="more-29"></span></p>
<p>Selain ditujukan untuk pegawai LPP RRI sendiri,donor darah ini di buka untuk umum sehingga masyarakatpun dapat ikut berpartisipasi dalam acara ini.</p>
<p>Di LPP RRI Semarang sendiri, donor darah dilaksanakan di Auditorium RRI Semarang. Sampai siang ini sudah sekitar 150 orang lebih mendaftar untuk mendonorkan darahnya.</p>
<p>Selain donor darah,RRI Semarang juga akan mengadakan beberapa event lain dalam menyambut hari jadi LPP RRI ke-66 ini seperti sepeda santai, lomba ketoprak dll.</p>
<p>(aan/rri)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rrisemarang.com/blog/2011/09/08/donor-darah-rri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>RRI Semarang Dirikan Sekolah Tinggi Multimedia</title>
		<link>http://rrisemarang.com/blog/2011/09/04/rri-semarang-dirikan-sekolah-tinggi-multimedia/</link>
		<comments>http://rrisemarang.com/blog/2011/09/04/rri-semarang-dirikan-sekolah-tinggi-multimedia/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Sep 2011 11:18:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>
		<category><![CDATA[rri]]></category>
		<category><![CDATA[rrisemarang]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rrisemarang.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Menandai hari jadinya ke-66, Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) Semarang akan mendirikan Sekolah Tinggi Multimedia. Perguruan tinggi ini didirikan untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang siap pakai, siap kerja, beriman, dan bertaqwa untuk menangani RRI ke depan. ’’Dalam kurun waktu beberapa tahun ke depan tak sedikit pegawai RRI yang memasuki pensiun, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menandai hari jadinya ke-66, Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) Semarang akan mendirikan Sekolah Tinggi Multimedia. Perguruan tinggi ini didirikan untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang siap pakai, siap kerja, beriman, dan bertaqwa untuk menangani RRI ke depan.<span id="more-22"></span></p>
<p>’’Dalam kurun waktu beberapa tahun ke depan tak sedikit pegawai RRI yang memasuki pensiun, sehingga perlu penyiapan tenaga-tenaga yang andal dan mumpuni untuk menangani lembaga ini,’’ kata Kepala Stasiun LPP RRI Semarang, Dra Hj Saraswati Sastro Atmodjo didampingi ketua panitia HUT RRI, Dra Sophia Endang Widowati.</p>
<p>Dikatakan, lahan dan gedung untuk kampus sudah memungkinkan. Bahkan sudah diobservasi dan izin Dikti sudah ada.</p>
<p>’’Akan kami lihat animo masyarakat untuk masuk perguruan tinggi ini. Yang jelas biaya kuliahnya murah. Insya Allah bisa mengakomodasi mereka yang terbatas memiliki biaya,’’ kata Saraswati yang juga didampingi Kasi Olah Raga LPP RRI Semarang, Drs Hardjanto.</p>
<p>Terima 60 Mahasiswa</p>
<p>Para lulusan terbaik diharapkan bisa menangani RRI ke depan. Para dosen selain dari internal RRI juga dari perguruan tinggi lain. ’’Pada tahap awal akan diterima sekitar 60 mahasiswa baru dan sekolah tinggi ini mengutamakan keseimbangan antara ilmu dan religi secara kaffah atau utuh,’’ paparnya.</p>
<p>Meski sebagai sekolah tinggi program studi Strata 1, namun untuk sementara akan dibuat program Diploma 3. Jika berkembang dengan baik maka programnya akan dinaikkan menjadi Strata 1 masalah keradioan. ’’Jadi tak sekedar audio saja tetapi konsentrasi studi tetap ke radio,’’ paparnya.</p>
<p>(rri)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rrisemarang.com/blog/2011/09/04/rri-semarang-dirikan-sekolah-tinggi-multimedia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

